18 Desember 2018

Begitulah





Aku teringat seseorang pernah berkata bahwa ada sesuatu di dunia ini yang tidak akan pernah bisa kau paksakan meski kau sangat menginginkannya. Hidup memang merupakan pertemuan-pertemuan dengan banyak hamba Allah yang menggiringmu untuk mengerti bahwa di dunia ini ada hal-hal yang membuat hatimu kagum hingga menginginkannya namun kau tau bahwa ada sesuatu yang serupa tapi tak sama yang membuatmu sadar bahwa ini merupakan hal yang tidak akan pernah bisa dipaksakan. Maka, mengikhlaskan adalah hal yang paling lumrah untuk kita lakukan bila kita tidak ingin lama terluka.

Ikhlas, bahwa meski kita punya satu tujuan yang sama, namun jika jalan yang kita lalu menuju ke arah itu berbeda, maka meski tujuannya sama namun kita tau bahwa kita tidak ingin jalan sendiri-sendiri, kita ingin bersama di jalan yang sama namun itulah tadi, ada hal-hal yang tidak akan pernah bisa kita paksakan.

Ingin kusampaikan padamu, bisakah kau santai sedikit saja? bisakah memulai semuanya dari ketidaksempurnaan? karena kau tau dari mana aku akan datang dan dari mana aku akan memulai. 

Tapi begitulah, TuhanMu dan juga TuhanKu adalah Zat yang Maha Bijaksana dan Maha Adil. Kita sama-sama tau tentang itu. Maka mungkin ini bentuk dari Ke-Maha Bijaksana-aan dan Ke-Maha Adil-an itu, kita dibiarkan pada jalan masing-masing dan tidak dibiarkan masing-masing berjalan sendiri. Pada saat itulah kita tau bahwa ikhlas telah memainkan perannya.

Kita bisa saja ditakdirkan untuk bertemu tapi belum tentu ditakdirkan untuk bersatu.

Mungkin bagi sebagain manusia atau sebagai makhluk Allah seolah kita sudah sangat terlambat dengan semua ini, namun pada intinya, bukankah kita telah memetik syahdu hikmahNya?


0 komentar:

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP